Bagaimana Judi Online Berevolusi

Pelajari segalanya tentang sejarah Perjudian Online dan Bagaimana Judi Online Berevolusi dari tahun ke tahun.

Kasino online sekarang ada di mana-mana, dan ada ratusan pejudi di seluruh dunia, namun berapa banyak orang yang mengetahui sejarah dari hiburan baru ini? Negara pertama yang melihat potensi kasino online dan mengeluarkan regulasi untuknya adalah Antiqua dan Barbuda di Karibia, yang mengeluarkan Free Trade and Processing Act pada tahun 1994. Hal ini mengizinkan kasino untuk membuka usaha di negara tersebut dan memberikan layanan judi ke seluruh negara lain.

Sebelum seseorang dapat bermain di kasino ini, harus ada yang mengembangkan permainannya, dan sejumlah perusahaan perangkat lunak muncul untuk melakukannya. Salah satu yang paling terkenal adalah Micrograming yang memulai usahanya di tahun 1994 dan masih bertahan hingga hari ini. Saat ini mereka memiliki lebih dari 600 permainan kasino yang digunakan oleh banyak situs kasino besar, dan jumlahnya semakin bertambah dari waktu ke waktu. Statusnya sebagai salah satu pioner judi online membantu mereka untuk tetap memimpin dalam industri ini.

Banyak anggapan bahwa kasino online pertama adalah InterCasino, dengan 888 mengikuti tidak jauh di belakangnya, namun karena kedua situs ini beroperasi lama setelah peraturan untuk situs-situs seperti ini dikembangkan, tidak dapat dipastikan apakah anggapan ini benar atau tidak. Kasino yang lebih mungkin menjadi kasino online pertama adalah Gaming Club, suatu situs yang dikelola oleh Microgaming dan masih beroperasi hingga sekarang.

Mengikuti kesuksesan Antigua dan Barbuda, beberapa wilayah lain mulai mengembangkan standar lisensi mereka sendiri. Di tahun 1996, wilayah Canadian Mohawk di Kahnawake mengeluarkan undang-undang yang mengatur kasino online yang memberikan layanan dari wilayah mereka. Hal ini terbukti sebagai langkah yang sangat sukses dan lisensi judi Kahnawake dimiliki oleh berbagai situs kasino dan judi olahraga, khususnya yang menargetkan pejudi Amerika. Tempat lain yang mengeluarkan lisensi di antaranya adalah Gibraltar, Malta, Kepulauan Channels, Curacao dan Cyprus.

Dalam beberapa tahun setelah peluncuran Gaming Club, ada berbagai kasino online yang muncul, menghasilkan pendapatan sebesar kira-kira $843 juta selama 1998. Namun batasan teknologi menghalangi banyak pejudi potensial untuk bergabung, dengan koneksi dial-up yang lambat menjadi alasan utama dan banyak orang yang tidak mau mengunduh perangkat lunak sebelum bermain. Diperkenalkannya internet pita lebar telah mengubah keadaan ini, di mana kasino dapat menyediakan permainan berkualitas yang dapat berjalan mulus tanpa harus mensyaratkan pejudi mengunduh sesuatu ke komputer mereka. Jaringan seluler juga telah berkembang dalam lima tahun kebelakang dan berbanding lurus dengan kasino yang menawarkan layanan judi di telepon dan tablet.

Beberapa juru taruh berpengalaman, dan perusahaan yang menyediakan layanan taruhan lewat telepon, dengan cepat melihat kesempatan yang ditawarkan oleh teknologi ini dan membuka kasino, ruang poker, dan situs judi olahraga. Salah satunya adalah Intertops yang diluncurkan pada 1983 sebagai perusahaan taruhan telepon. Sekarang mereka memiliki salah satu situs judi terbesar, dengan 4000 taruhan olahraga ditawarkan ke pelanggan di sekitar 180 negara.

Situs poker tidak berkembang terlalu baik pada awalnya, karena menghubungkan seluruh pejudi bukanlah hal yang dapat didukung oleh koneksi dial-up. Situs poker online pertama, Poker Planet tidak terlalu berhasil dan situs-situs seperti PokerStars, Party Poker dan Paradise Poker baru dibuka pada awal tahun 2000-an. Party Poker sangat berhasil hingga perusahaan induknya mendaftarkannya di London Stock Exhange pada 2005, namun sejak saat itu mereka kehilangan keuntungan karena menarik diri dari pasar Amerika karena masalah hukum yang dihadapi oleh seluruh perusahaan judi online pada tahun tersebut.

Tahun tersebut adalah tahun di mana pemerintah AS memutuskan untuk melarang seluruh situs judi yang tidak berbasis di AS. Pegngadilan memutuskan undang-undang ini tidak dapat ditegakkan, namun pada saat itu keadaan sangat tidak jelas antara yang legal dan tidak, sehingga banyak operator yang meninggalkan AS untuk bermain aman. Pada kenyataannya, tidak ada yang pernah dihukum karena menawarkan judi online ke penduduk AS, dan pada saat ini, semakin banyak orang yang menyampaikan pendapat mereka bahwa hal tersebut harus diperbolehkan dan pendapatan yang dihasilkan dapat dimasukkan ke kas negara.

Beberapa negara lain telah melegalisir dan mengatur judi online, seperti Uni Eropa dan Amerika Selatan. Namun, tidak semua hal berjalan sesuai keinginan perusahaan kasino, karena seluruh bentuk judi online sempat dilarang di Rusia pada tahun 2010.

Industri ini semakin dewasa, dengan kasino-kasino besar didaftarkan di berbagai bursa efek di seluruh dunia, dan masyarakat semakin menerima bahwa ini sama saja dengan hiburan lainnya. Potensi kerugian dan penipuan sangat berkurang ketika ada peraturan yang tegas.

Pertumbuhan judi online juga telah memaksa kasino konvensional untuk terus meningkatkan pelayanan untuk menjaga pelanggan tetap berjudi di kasino mereka. Miliaran dolar telah diinvestasikan dari Las Vegas, London hingga Macau untuk memberikan lebih banyak pilihan tempat bagi para pejudi online untuk menikmati permainan favorit mereka.

Ya! Saya ingin mengetahui tentang berita, promosi dan bonus terbaru.